Bulan Ramadhan sebentar lagi menyapa kita. Saatnya mempersiapkan diri untuk menyambut bulan seribu berkah ini. Salah satu kewajiban yang harus kita laksanakan adalah berpuasa, puasa bulan Ramadhan wajib hukumnya, jadi bukan seperti puasa sunah senin-kamis yang boleh tidak dilakukan.
Perintah berpuasa dari Allah terdapat pada surat Al-Baqarah : 183, yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar kamu semua bertaqwa."
Ibadah
puasa sering disebut sebagai instrumen dan latihan bagi manusia untuk menunda
kesenangan sesaat demi memperoleh kesenangan yang lebih abadi dan berjangka
panjang. Makna jangka pendek dan jangka
panjang itu bisa berarti menunda kesenangan yang bersifat duniawi demi
menggapai kesenangan yang bersifat ukhrawi. Kalau puasa dilakukan secara enjoy
dan tanpa beban, insya Allah pasti dalam jangka panjang akan menang dan
menemukan hkmah dibalik puasa itu.
Maka,
kalau seharian kita berpuasa, sebenarnya kita sedang diuji kesabaran dan
ketahanan kita, apa kita cukup sabar dan bertahan hingga maghrib, atau berbuka
di tengah jalan. Kalau kita bersedia bertahan sampai maghrib, rasanya tentu
akan nikmat sekali puasa hari itu. Apalagi, bagi anak-anak yang baru belajar
berpuasa, kenikmatan datang ketika tenggorokan yang kering dialiri oleh air
putih, cukup sederhana tapi nikmatnya selangit.



