Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Sunday, 8 July 2012

Lezatnya Berpuasa di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan sebentar lagi menyapa kita. Saatnya mempersiapkan diri untuk menyambut bulan seribu berkah ini. Salah satu kewajiban yang harus kita laksanakan adalah berpuasa, puasa bulan Ramadhan wajib hukumnya, jadi bukan seperti puasa sunah senin-kamis yang boleh tidak dilakukan. 
Perintah berpuasa dari Allah terdapat pada surat Al-Baqarah : 183, yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar kamu semua bertaqwa."
Ibadah puasa sering disebut sebagai instrumen dan latihan bagi manusia untuk menunda kesenangan sesaat demi memperoleh kesenangan yang lebih abadi dan berjangka panjang.  Makna jangka pendek dan jangka panjang itu bisa berarti menunda kesenangan yang bersifat duniawi demi menggapai kesenangan yang bersifat ukhrawi. Kalau puasa dilakukan secara enjoy dan tanpa beban, insya Allah pasti dalam jangka panjang akan menang dan menemukan hkmah dibalik puasa itu.

Maka, kalau seharian kita berpuasa, sebenarnya kita sedang diuji kesabaran dan ketahanan kita, apa kita cukup sabar dan bertahan hingga maghrib, atau berbuka di tengah jalan. Kalau kita bersedia bertahan sampai maghrib, rasanya tentu akan nikmat sekali puasa hari itu. Apalagi, bagi anak-anak yang baru belajar berpuasa, kenikmatan datang ketika tenggorokan yang kering dialiri oleh air putih, cukup sederhana tapi nikmatnya selangit.

Saturday, 19 May 2012

Jejak Islam Pada Batik Nusantara


Sejarah pembuatan batik di Indonesia memang sudah ada sejak nenek moyang kita dahulu kala. Dari kerajaan-kerajaan budha, hindu, hingga Islam kesenian membatik terus berlanjut. Kain batik dalam pandangan bangsa Indonesia mempunyai arti filosofis batik tersendiri dalam setiap coraknya.

Jejak Islam pada batik Nusantara tak kalah memberi sentuhan yang khas pada batik. Walau beberapa perubahan terjadi pada beberapa motifnya, namun batik tetap menjadi simbol kebanggaan tersendiri. Bahkan lebih dari itu, batik digunakan sebagai perjuangan kaum Muslim untuk melawan penjajahan.

Pada tahun 2009, badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization/UNESCO) mengeluarkan sebuah keputusan bahwa, “kain berlukis” khas Indonesia, batik, ditetapkan sebagai warisan budaya dunia nonbenda.

Menjadi bagian dari kekayaan seni dan budaya yang antik dan artistik menjadikan batik begitu penting bagi bangsa Indonesia. Sejarah batik yang panjang menjadikan bukti keantikan fashion etnik yang satu ini. Arkeolog Belanda JLA Brandes dan arkeolog Indonesia FA Sutjipto percaya bahwa tradisi batik berasal dari daerah seoerti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua (Iwan Tirta dkk [1996] dalam Batik: a Play of Lights and Shades Volume 1).
Ragam Corak Batik Indonesia

Makna dan Syarat-syarat Taubat


Taubat adalah menghentikan perbuatan dosanya dan menyesal serta mempunyai tekat yang kuat untuk tidak mengulanginya lagi untuk selama-lamanya. Taubat menurut para ulama hukumnya wajib.

Jika dosa atau maksiat itu terjadi antara manusia dengan Allah yang tidak ada kaitannya dengan manusia lain, maka untuk menghilangkan dosa itu diperlukan tiga syarat :

  • Harus menghentikan perbuatan dosanya
  • Harus menyesali atas perbuatannya itu
  • Harus mempunyai tekat yang bulat untuk tidak mengulanginya lagi untuk selama-lamanya.

Jika salah satu dari tiga syarat itu kurang, maka taubatnya dinilai tidak syah. Tetapi jika perbuatan dosa itu ada hubungannya dengan orang lain, maka syarat diatas ditambah satu syarat lagi yaitu :

  • Harus ada pernyataan bebas dari hak kawan yang dirugikan. Tetapi jika hal tersebut dirasakan berbahaya, misalnya perzinahan, maka syarat yang keempat tidak usah.

Syarat-syarat Taubat (واحتى الإسلامية)

Monday, 9 April 2012

Batik Rifa’iyah: Pesan Islam dalam Karya Seni


Batik menyumbang peran bagi pemberdayaan masyarakat, sebaliknya masyarakat memberikan warna di sepanjang masa perkembangan batik. Karena itu, perkembangan batik yang banyak terjadi di daerah santri membuat pengaruh Islam turut mewarnai perkembangan batik. Dan tak heran jika batik juga merupakan media perjuangan muslim dan dakwah di bumi pertiwi ini.

Wujud pengaruh kuat Islam dalam seni batik secara lebih spesifik dapat ditemukan pada batik Rifa’iyah. Nama “Rifa’iyah” diambil dari nama tarekat yang didirikan oleh KH Ahmad Rifa’i. Komunitas Rifa’iyah muncul di Kalisalak, kabupaten Batang, Jawa Tengah pada 1850. Batik ini mendapat pengaruh kuat Islam, yang ditampilkan dalam motif dan coraknya.

Jika diperhatikan, motif batik Rifa’iyah tidak berbeda dengan batik pesisir. Beberapa motif, pola, dan warna bahkan mirip dengan batik Pekalongan yang banyak terpengaruh oleh kebudayaan asing, seperti Cina, Belanda, dan Arab. Bedanya, sebagaimana dalam budaya Islam, hal-hal yang berhubungan dengan benda bernyawa tidak boleh digambarkan sesuai persis sesama aslinya. Inilah yang secara tegas diterapkan oleh para pengikut tarekat Rifa’iyah.

Batik Rifa'iyah (baltyra.com)

Saturday, 7 April 2012

Batik dan Perjuangan Pedagang Muslim

Batik adalah simbol identitas dan merupakan warisan leluhur yang mempunyai nilai filosofis tersendiri. Berbagai unsur yang mempengaruhi corak motifnya merupakan perwujudan dari suatu karya cipta yang tinggi. Islam dengan ajarannya yang damai ikut juga berperan besar dalam perkembangan batik di Indonesia.

Seiring perkembangannya, batik tidak sebatas menjadi pemenuhan masyarakat terhadap kebutuhan sandang. Tokoh-tokoh pedagang Muslim menjadikannya alat perjuangan ekonomi dalam melawan perekonomian Belanda.

Para pedagang muslim tidak mau kalah dan tunduk pada ekspansi Belanda dan negara lain yang menguasai pasar  pada masa penjajahan. Berdagang dengan niat tetap mempertahankan dan menjaga adat leluhur dan syariat agama adalah tantangan terbesar umat Muslim saat itu.

Motif Batik Parang Solo