Wednesday, 13 July 2011

Ingin Ku Injak-Injak Koran Itu



Rasanya sama, tidak ada yang berubah..

Kemiskinan, huru-hara, kisah pejabat edan, isu propokatif

Sampai carut-marut politik di negeri kurcaci ini


Itulah serangkaian kisah

Yang setiap pagi ku baca di headline koran-koran

Pedagang kaki lima

Aargghhh.. !!

Ingin kuinjak-injak koran-koran itu

Tetapi apa salahnya

Hanya sebuah kertas yang tak bertenaga dan berakal

Seharusnya aku meremuk redamkan punggung para pejabat

Yang duduk manis sambil tertidur lelap

Lupa akan amanat

Derita rakyat

20 comments:

  1. wauu keren neh ..
    nice share :D

    ReplyDelete
  2. Ok Sobat... thanks..
    masih butuh banyak belajar dari teman2.. :)

    ReplyDelete
  3. hantam saja para pejabat lelap itu dengan koran...#satukontainereksemplar..!!! (nafsu..)

    ReplyDelete
  4. begitulah kenyataan dari banyaknya hal yang kita dengar dan lihat bagaimana amanah yang kita sematkan di pundah mereka justru terbuang dari seharusnya. Lalu mau kemana lagi kita menyematkannya di bagian berikutnya?

    ReplyDelete
  5. :> Todi :

    haha... iya.. tapi lagi bokek ni lum bisa beli koran satu kontainer.. hihi

    :> Belo :

    Thanks Sob.. :)

    :> Mas Ies :

    Iya mas.. dan anehnya mereka tidak kapok2 & bosan dengan perbuatan mereka, dulu sebelum dipilih katanya akan merakyat eh setelah duduk tenang malah lupa dengan janji2nya.. nafsu yang terus membakar jiwa manusia. naudzubillah min dzalika..

    kita hanya bisa berharap mas akan tmbul generasi yg lebih baik, dimulai dari pembinaan diri kita & keluarga kita.. syukur kkalau bisa mempengaruhi masyarakat luas.. meskipun sulit tapi kita bisa kalau berusaha sama2 & saling mengingatkan,,, salam :)

    ReplyDelete
  6. biasalah..dimana2 juga pun bila seseorang sudah mempunyai kuasa mereka akan melupai janji2 mereka untuk berbakti kepada rakyat !!..

    ReplyDelete
  7. Iya ma.. itulah sifat manusia.. tapi mudah2an kita terlindung dari perbuatan ini.. Amien :)

    ReplyDelete
  8. ya begitulah memang.. kita gak bisa ngapa2in..cuma bisa berdoa supaya semua itu berakhir..huhh, nasih jadi rakyat..

    ya sudah, jgn terlalu dipikir, cape emang..berbuat sebisa mungkin buat keadaan sekitar..(dalem ati pengen gebukin orang2 itu :D )

    ReplyDelete
  9. hehe iya.. berbuat baik untuk sekitar.. stuju :)

    *yuk gebukin bareng2.. hihi :P

    ReplyDelete
  10. dibalik kertas ada kekuatan dalam tulisannya ( ^_-^ ya kalau ditulis..he..he). makanya ada yang mengatakan pena lebih tajam dari pada pisau dapur...yg ini seriously

    ReplyDelete
  11. :> Honey :

    :)

    :> Arya :

    Ziipps.. stuju,, :)
    dengan pena kita bisa merubah dunia.. maka mari kita menulis :)

    ReplyDelete
  12. sama sob. dimana2 ada berita psti isinya yg gtu2. di koran, di tv, di majalah, di internet, weewwww....menyebalkan. sllu hal2 negatif itulah yg mncul k permukaan, tp ga pernah trselesaikan dgn baik. yg ada cuman "ngegantung" ga jelas, ntar tb2 lenyap ndiri ditelan kasus baru lainnya.
    herannya, hal2 positif dan membangun lbh jrang di ekspose k permukaan.

    ReplyDelete
  13. itulah mbak, seakan ada pihak ketiga di belakang media yang memainkan peran untuk menutupi-nutupi olah para penjahat yang tertangkap, kelemahan pemerintahan dan masalah yang harus dituntaskan secara jelas di negeri ini.. meskipun media harus jujur, tetap ada udang dibalik batu..

    terima kasih udah mampir mbak..
    salam ukhuwwah.. :)

    ReplyDelete
  14. salam sahabat
    perlu diantisipasi lebih lanjut kalau gitu ya mas?
    maaf te;at dan waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete
  15. Wa'alaikumsalam mbak.. :)

    iya mbak hihi, perlu dibersihkan debu2 kecil yg menempel ja :)
    salam sahabat..

    ReplyDelete
  16. ayo sini tak bantuin....hehehe...:)

    ReplyDelete
  17. haha.. mari kita injak ramai-ramai.. :)

    salam sahabat :D

    ReplyDelete
  18. "Assalamu'alaikum: Islam adalah Agama Perlawanan"
    itu judul buku Eko Prasetyo lho...hehe...
    salam erat

    ReplyDelete