Tuesday, 26 June 2012

Berdakwah dengan Media Internet

Perkembangan teknologi saat tidak dapat dibantah lagi, dan dunia digital sekarang seolah sudah menjadi tren masyarakat terkini. Meskipun teknologi digital sangat membantu dan meringankan para pemakainya (user) akan tetapi teknologi manual masih dibutuhkan dan tidak untuk ditinggalkan secara total.

Banyak media yang digunakan untuk sarana berdakwah seperti: Televisi, Radio, Koran, Majalah dan sekarang yang sedang populer adalah Internet. Dengan perkembangan internet yang cukup pesat di Indonesia memang banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan, salah satunya adalah kemudahan dalam berdakwah.

Indonesia ditengah sorotan dunia (pusatteknologi.com)

Berdakwah tidak hanya terbatas dengan dakwah manual (door to door), membuat sebuah jama’ah atau dalam even tertentu yang melibatkan orang banyak dalam satu waktu dan satu tempat untuk berdakwah. Para juru dakwah bisa berekspresi dalam tulisan yang menekankan pada seruan atau ajakan pada Islam, meluruskan hal-hal negatif tentang islam, memperluas wacana keislaman dengan membuat catatan kecil pada situs jejaring sosial (social network), membuat mini blog atau pada website pribadi.

Sudah saatnya kita semua memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk Indonesia yang lebih maju. Saling mengingatkan satu sama lain, agar tidak menjadi bangsa yang rapuh dan lemah.


Sosial network:
Saat ini banyak situs-situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Friendster, Flickr, Myspace, Koprol (sosial network produk anak bangsa yang diakuisisi oleh yahoo), Google+ dan lainnya yang dijadikan sarana untuk memperluas pertemanan, menjalin silaturahim dengan sesama pengguna internet. Biasanya jejaring sosial ini berjalan pada platform situs dengan keanggotaan (membership), pesan (message), dan forum.  Dan tidak sedikit pula yang hanya memanfaatkan jejaring sosial ini sebagai sarana pertemanan saja padahal jejaring sosial diatas memiliki fitur-fitur yang beragam dan dapat dijadikan untuk sarana dakwah pula karena itu akan memudahkan seorang da’i dalam membina komunitasnya yang juga memiliki interest yang sama dalam banyak hal.

Facebook memiliki fasilitas untuk membuat catatatan yang bisa digunakan untuk menulis beberapa opini, kajian dan sebagainya dan bisa dishare dengan sesama teman yang ada dalam jaringan yang dimiliki oleh penulis atau juga memanfaatkan page yang dimiliki oleh facebook untuk berkomunikasi dalam forum yang temanya bisa kita tentukan sehingga menghasilkan obrolan yang dinamis dan menarik.

Selain facebook ada juga twitter. Micro blogging yang hanya membatasi karakter menulis sebanyak 140 kata ini juga sangat ampuh untuk berdakwah. Dengan motto “Sedikit tapi berisi” para pendai bisa menebar virus semangat perubahan jiwa dengan kata-kata motivasinya di twitter. Tentunya diperlukan keahlian yang khusus dalam meracik kata yang tepat, seperti halnya burung yang baik hanyak mengeluarkan kicauan yang merdu dan indah.

Mini blogging:
Blogger menjadi salah satu diantara situs penyedia mini blogging yang paling populer dan banyak digunakan oleh para blogger. Pada Agustus 1999, sebuah perusahaan yang berbasis di Silicon Valley bernama PyraLab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka(Open Source) yang diperuntukkan para penulis blog tersebut.

Selain blogger.com ada pula Content Management System (cms) yang bersifat gratis juga yaitu  WordPress.com, merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau konfigurasi yang cukup sulit. 
Dengan fasilitas beberapa seseorang tidak akan terbatas dalam berdakwah, selain dakwah lisan (qauliyah), perbuatan (fi’liyah) seseorang juga dapat mengembangkan dakwah islamiyah melalui mini blogging karena kadang sebuah jama’ah tidak menangkap poin-poin yang disampaikan pada saat seorang da’i menyampaikan ceramahnya dalam suatu majelis. Dengan mini blogging, pemikiran para da’i bisa lebih mendunia, tidak sebatas difahami oleh jama’ahnya, tetapi juga memberikan manfaat kepada seluruh umat di dunia.
Website:
Content Manajemen System (CMS) adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. CMS sudah banyak berkembang dan digunakan oleh praktisi-praktisi desain web dan padaumumnya, sebuah CMS terdiri dari dua elemen: pertama, aplikasi manajemen isi (Content Management Application); kedua, aplikasi pengiriman isi (Content Delivery Application).

Elemen Content Manajement Appication memperbolehkan manajer isi yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai bahasa pemrograman seperti HTML (Hyper Text Markup Language), untuk mengatur pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen Content Delivery Application menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.

Setiap CMS biasanya memiliki kegunaan dan kelebihan masing-masing baik CMS yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan, perpustakaan, bisnis, atau yang bersifat pribadi.

Dalam dunia pendidikan banyak yang mengenal moodle dan dalam dunia perpustakaan banyak yang menggunakan senayan untuk input koleksi buku-buku, dan CMS yang biasanya digunakan untuk para pebisnis banyak yang memakai opencart, selain mudah dan praktis opencart terdapat pula statistik aktifitas bisnis yang dilakukan, dan untuk yang digunakan dalam sekala pribadi dapat memanfaatkan wordpress.org, drupal, joomla dan lainnya untuk menyampaikan hasil-hasil pemikiran yang bersifat pribadi maupun untuk sarana dakwah keagamaan yang bersifat umum dan khusus sehingga dapat diakses dan dibaca secara global.
Berdakwah dengan sosial media, why not ?
(Pusatteknologi.com)

Banyak hal yang akan kita dapatkan dengan berdakwah melalui internet. Tentunya kita tidak bisa dengan bebas dan keras menyuarakan pendapat kita, ada etika dan peraturan tersendiri meskipun di dunia maya. Dan ini sejalan dengan prinsip dakwah islamiyah, bahwa dalam berdakwah harus selalu dengan perkataan mulia (qoulul hasan), bukan dengan cercaan dan kata-kata kasar.

Berdakwah melalui internet tidak hanya sebatas di dunia maya, karena sejatinya kita semua ada di dunia yang nyata, saling bertegur sapa dan bersilaturahmi antara manusia. Dari dunia maya kita bisa mengenal dan mendapat sahabat sahabat yang banyak, dan bisa mempertemukan satu sama lainnya di dunia nyata. Acara  reuni ini biasanya disebut sebagai kopi darat (kopdar).

Dari sinilah akan terbentuk suatu komunitas cyber yang saling mengeluarkan pendapatnya untuk melakukan perubahan dan kemajuan rakyat Indonesia baik di tingkat regional maupun nasional. Dan tidak metutup kemungkinan, ajang seperti ini bisa digunakan sebagai sarana dakwah, membawa misi kebaikan untuk kemajuan bersama.

Banyak komunitas blogger di Indonesia, bahkan setiap daerah mempunyai komunitas tersendiri dan saling mempunyai misi ; menjunjung tinggi dan menebar citra daerahnya masing-masing. Selain itu mereka  juga berorientasi memajukan sumber daya manusia yang ada untuk kemajuan daerah. Banyak cara yang mereka lakukan, diantaranya adalah dengan mengadakan pelatihan menulis, membuat blog kepada para siswa sekolah, mengadakan lomba bertemakan semangat yang positif untuk suatu perubahan, dan  lain sebagainya.

Salah satu komunitas yang ada adalah komunitas Ngawur, sebuah komunitas blogger jawa timur ini adalah perkumpulan dari para blogger produktif yang selalu menulis tentang “positifisme” bangsa. Ada juga komunitas yang sekalanya lebih besar, yaitu Blogger Nusantara. Sebuah komunitas hasil persatuan dari seluruh komunitas yang ada di Indonesia, mempunyai visi dan  misi yang sama yaitu berjalan bersama menuju Indonesia yang lebih baik.

Dari ketikan tangan seorang blogger bisa menginspirasi seseorang untuk berbuat yang lebih baik, apalagi spirit itu dilandasi dengan spirit amar ma’ruf nahi munkar, niscaya Indonesia akan mempunyai jiwa-jiwa segar yang siap melaksanakan perubahan.

Ada juga salah satu portal yang mendukung agar kita tidak ketinggalan informasi seputar teknologi terbaru yaitu Pusat Teknologi. Selain itu, web blog ini juga mengulas tips dan trik yng menarik dan bermanfaat untuk kemajuan teknologi. Dengan semua media itu, berdakwah menjadi lebih mudah dan terorganisir. Memanfaatkan sesuatu yang ada sebagai ajang silaturahmi dan berdakwah.

Pada prinsipnya, berdakwah adalah amar ma’ruf (menyerukan kepada manusia semua perbuatan yang baik) dan nahi munkar (mencegah segala perbuatan keji yang mungkin dilakukan manusia) sebagaimana yang pernah dilakukan oleh rasul, sebagaimana Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 104, yang artinnya:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Rasul dalam berdakwah dimulai dari yang terdekat yaitu keluarga beliau; istri, paman dan sahabat-sahabat beliau dan baru kemudian meluas berdakwah pada masyarakat sekitar makkah hingga beliau di madinah. Esensinya berdakwah tidak hanya sekedar berorasi atau hanya berkata-kata saja akan tetapi berdakwah dengan memberikan uswah khasanah. Pada intinya apabila perkataan dan tindakan seorang da’i sesuai dengan apa yang dilakukannya maka akan banyak pula yang akan mengikutinya.

Problem yang biasanya dihadapi oleh seorang da’i adalah dalam hal Nahi Munkar, banyak da’i menyampaikan dakwah islamiyah bertema larangan melakukan sebuah kejahatan, kemaksiatan dan lainnya akan tetapi hanya sebatas himbauan tidak pada tataran dakwah dengan perbuatan (fi’liyah), itu yang sangat disayangkan karena pada hakikatnya seorang da’i juga menjadi salah satu elemen masyarakat yang dapat mengubah atau membentuk masyarakat yang berkepribadian mulia.

Oleh karena itu seorang da’i dapat menyampaikan dakwah qauliyah dengan diiringi dakwah dengan perbuatan nyata (fi’liyah) secara perlahan dan tidak cenderung brutal sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 125, yang artinya:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Berdakwah melalui media internet tergolong cukup mudah dan sangat praktis bukan hanya jangkauannya yang sangat luas, internet juga menghilangkan batas-batas rasisme, golongan, agama dan lainnya sehingga internet menjadi media bebas untuk menuangkan pemikiran seseorang dalam sebuah tulisan dan tidak terbatas oleh waktu dan ulasan pembahasannya pun akan lebih gamblang, mengena dan dapat ditelaah pembacanya kapanpun dan dimanapun ia berada. Jadi untuk mengulas sebuah permasalahan yang banyak terjadi dimasyarakat seorang da’i harus memiliki wawasan yang luas serta pengalaman baik bersifat pribadi atau pengalaman yang didapatkan dari orang lain.

Kadang dalam persaingan hidup yang sangat ketat menuntut seseorang harus dapat berinovasi agar dapat diterima oleh masyarakat dan bahkan saat ini media-media televisi, radio, koran atau majalah yang justru membuat semacam sayembara/lomba pemilihan Da’i atau ustadz yang “dapat dikomersilkan” tanpa peduli atau ingin tahu kode etik seorang da’i atau ustadz, karena yang paling dipentingkan adalah tujuan akhirnya yaitu adalah “dunia industri media”. Jadi untuk menjadi seorang da’i atau ustadz tidak harus lama mendalami ilmu-ilmu yang akan disampaikannya, cukup dengan kemampuan berorasi, berlogika tanpa diselingi ayat Al-Qur’an dan Hadist pun sudah cukup diterima oleh masyarakat. Dan ini yang amat disayangkan, seorang da’i bukanlah penyalur lidah para penguasa media, tetapi lebih penting dari itu, mereka adalah penyalur agama Allah SWT. Sebuah agama yang kelak menjadi tuntunan seluruh manusia di hari akhir.

Dalam memperluas dakwah, tidak ada salahnya kalau memanfaatkan teknologi internet yang telah berkembang pesat saat ini. Internet menjadi salah satu media paling efektif untuk menyalurkan bakat atau pemikiran karena internet digunakan dan diakses secara global seluruh manusia yang ada di muka bumi ini. Meskipun demikian, seseorang juga harus dapat bijak dalam menggunakan teknologi ini karena internet bak dua belah mata pisau yang dapat membentuk manusia-manusia berkepribadian positif dan juga sebaliknya apabila seseorang tidak bijak dalam menggunakannya. Mari kita jadikan media internet sebagai sarana yang dapat mendukung wawasan kita, sehingga banyak hal-hal positif yang didapatkan dan dapat diamalkan kepada orang lain yang membutuhkan pengetahuan baik yang bersifat umum atau keagamaan.

Fa man ya’mal mitsqala dzarratin khairan yarahu, wa man ya’mal mitsqala dzarratin syarran yarahu “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat (biji) dzarrah niscaya dia akan melihat (balasan) nya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat (biji) dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya”. Dan yang harus diingat oleh semua orang Fi ayyi ardhin tatha’ wa anta mas’ulun ‘an islamiha, “Di bumi manapun anda menapakkan kaki maka anda bertanggung jawab atas keislamannya”. Saatnya kita semua berimprofisasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menuju Indonesia yang lebih maju dan gemilang. Wallahu a’lam bishawaab.

Semoga bermanfaat.

16 comments:

  1. dengan adanya meedia internet, berdakwah dengan sasaran pengguna internet yang semakin meningkat dari tahun ke tahun adalah kelebihannya :) apalagi ini dunia tanpa batas, jadi lebih banyak lagi manfaatnya dakwah dalam media internet :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan internet kita diajak lebih bijak, menebar dakwah walau lewat tulisan ringan.. semoga kita semu bisa melakukannya :)

      Delete
  2. dunia semakin maju dan berubah sob, sebaiknya para dai juga bisa mengikuti dakwah dengan media yang makin maju ini, kitapun bisa turut andil didalamnya, ngeblog tergantung tujuan kita, ngeblog sambil berdakwah, insya allah mendapat pahala sob...

    happy blogging

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita bisa ikut andil pak, ngeblog sambil berdakwah :)
      Amiin :D

      Delete
  3. Makin Canggih aja ya..
    Dan dakwah akan lebih mudah di terima dengan cara ngeblog ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju bunda Hanie.. dengan ngeblog para ulama negeri kita bisa menyuarakan pesan2nya lebih lantang.. tanpa ada unsur komersial.. :)

      Delete
  4. sukses dengan lombanya kang.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin.. makasih kang.. selamat ulang tahun ya, moga makin sukses jalan hidupnya :D

      Delete
  5. Wah, bermanfaat sekali yah internet ;) Artikelnya mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih.. semoga bermanfaat untuk semua :D

      Delete
  6. thanks dob.. buat kunjunagn nya..! artikel mnya mantaf.. saling follow yokk... ane dah follow..!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah pak.. semoga bermanfaat.. :)
      segera berkunjung kerumah bapak :D

      Delete
  7. selamat berlomba guys... semangat..

    Di tunggu kunjungan baliknya ya gan..

    ReplyDelete