Sunday, 22 April 2012

Hari Buku Dunia, Mari Kita Membaca !

Tanggal 23 April adalah hari buku dunia, hari untuk memperingatkan kita tentang begitu pentingnya membaca buku, karena buku adalah jendela dunia. Dengan buku kita bisa berkeliling dunia tanpa harus mengeluarkan duit banyak untuk menginjakkan kaki disana. Dengan buku, kita bisa membaca dan mempelajari pemikiran-pemikiran cemerlang para ilmuwan dunia yang telah hidup berabad-abad silam.

Dulu sebelum ditemukannya buku, para ilmuwan, pujangga, dan para failusuf ternama dunia menuliskan hasil pemikirannya di kulit-kulit hewan yang telah kering, di kulit pohon, bahkan sampai mengukirnya pada batu-batu, dinding-dinding gua, serta membuat prasasti khusus untuk menuliskannya.

Membaca buku, membuka peradaban baru.
Mereka berusaha menuliskan apa saja yang mereka temukan agar hasil temuannya atau pemikiran yang genius itu tidak hilang dan bisa dipelajari umat manusia di dunia. Kini terbukti, bahwa, ilmu pengetahuan yang berkembang ratusan tahun yang lalu tidak pernah mati, malah terus berkembang dan berkembang sampai sekarang.
Buku, bagi seorang anak yang membaca, lebih dari sekadar buku. Tetapi, ia merupakan impian sekaligus pengetahuan dan masa depan sekaligus masa silam. Esther Meynell
Para pendahulu kita, telah menuliskan asas-asas pemikiran yang membantu kita pada masa sekarang, sehingga kita dapat menikmati hasilnya berupa pesatnya perkembangan teknologi, yang kalau kita pikirkan lagi bahwa asal-mula dari ini semua adalah menulis dan membaca buku.

Contoh yang paling fenomenal adalah Al-Qur’an Al-Karim, kitab yang paling mulia di dunia ini merupakan wahyu dari Allah SWT bagi seluruh umat manusia yang diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW. Wahyu-wahyu Allah SWT yang diturunkan melalui perantara malaikat jibril ini tidak serta-merta menjadi satu kitab yang utuh. Tetapi turun setahap demi setahap.

Ketika ada wahyu dari Allah SWT, Nabi Muhammad memberitahukannya kepada para sahabat, para sahabat pun langsung menghafal wahyu-wahyu tuhan tersebut, dan sebagian ada yang menuliskannya pada pelepah kurma, kulit-kulit domba, serta tulang-tulang hewan yang telah kering.

Zaman pun berlalu dan Nabi Muhammad telah wafat, pun begitu juga para sahabat penghafal Al-Qur’an banyak yang telah menjadi syuhada di medan perang Yamamah. Akhirnya, para sahabat berinisiatif untuk membukukan Al-Quran, para sahabat penghafal Al-Qur’an dikumpulkan dari berbagai penjuru, untuk menyusun dan membukukan wahyu Allah dengan ketelitian dan kesesuaian agar sesuai dengan apa yang telah diturunkan Allah SWT dan diajarkan nabi Muhammad SAW.

Akhirnya, sekarang kita bisa membaca wahyu-wahyu Allah SWT dengan bahasa aslinya, bahasa arab yang fasih. Bukan dengan bahasa-bahasa lain yang saling berlainan makna dan tujuannya. Aktifitas membaca, itu sangat perlu, bahkan sangat dianjurkan di dalam Islam. Karena membaca,  membuka batin dan cara berpikir kita untuk menghadapi dunia yang baru, dunia yang penuh tantangan.

Buku baginya [Lintang] adalah obat dan sumur kehidupan yang airnya selalu memberi kekuatan baru agar dia mampu mengayuh sepeda menantang angin setiap hari. Andrea Hirata
Membaca buku, apalagi membaca kitab suci Al-Qur’an Al-Karim akan membawa kita semua untuk lebih memahami arti hidup ini sebenarnya. Maka tidak ada salahnya jika pada hari buku dunia yang jatuh pada tanggal 23 April ini kita rayakan dengan membaca, membaca apapun itu, dan menuliskannya kembali agar anak cucu kita dapat membaca pemikiran kita, dan menurut saya, salah satu media untuk menulis itu adalah dengan ngeblog.

Dari blog kita belajar untuk menulis, setelah dirasa mampu, maka menulis untuk menyusun sebuah buku. Sebuah buku yang bermanfaat untuk umat manusia dan tentunya sebagai warisan untuk anak cucu kita jika kelak kita telah tiada.

Mari membaca dan menulis, untuk menyumbang kemajuan peradaban kita.

Aku senantiasa memadukan kegiatan membaca dan menulis. Buku-buku yang kubaca jadi lebih mudah kuingat karena aku menuliskan pemahamanku. Hernowo
Semoga bermanfaat.

14 comments:

  1. buku adalah jendela dunia... dengan membaca..kita akan tercerahkan...

    ReplyDelete
  2. whhh setuju banget. makin baca buku yang bermanfaat. trus kwalitas hidup kita bisa terdorong.

    keren nih. termotivasi

    ReplyDelete
  3. wah, ternyata hari ini hari buku sedunia toh? baru tau. thanks for the info.

    ReplyDelete
  4. @FajarSetuju mas.. dengan buku kita bisa melihat dunia :D

    ReplyDelete
  5. @Bayu HidayatDengan buku, kita bisa tahu dan berkembang :D

    Terima kasih mas :D

    ReplyDelete
  6. saya membuka dunia dengan internet.....:)

    ReplyDelete
  7. @Urang KampoengInternet mungkin bisa menjadi alternatif mas.. tetapi buku tetap bernilai lebih, karena manuskrip-manuskrip kuno lebih banyak ditulis dalam buku. :)

    ReplyDelete
  8. betul bgt bro, sesuai dengan jargon blog gw..
    hehehe...

    ReplyDelete
  9. SETUJU , mas ....sepertinya harus kita budayakan tuh, mas....sekarang sdh jarang sekali remaja2memiliki hobbi membaca

    ReplyDelete
  10. @Hariyanti SukmaMembaca buku memang jarang bu.. kebanyakan anak saman sekarang lebih suka membaca status fb atau tweet.. mari kita budayakan baca buku :)

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah saya lebih suka membaca buku Kang, termasuk istri saya. Selain untuk koleksi, buku memberikan banyak wawasa. Terakhir saya beli Muhammad Teladanku, isinya luar biasa ada 19 jilid

    ReplyDelete
  12. @DjangkiesAlhamdulillah Pak.. moga bermanfaat, saya juga usahakan setiap bulan menyisihkan uang untuk beli buku.. moga bs bermanfaat :)

    ReplyDelete