Monday, 7 May 2012

PPL : Dalam Perjalanan ke Lamongan


Dalam Perjalanan Menuju Lamongan

Hari jum’at jam setengah supuluh pagi kami berangkat ke lamongan. Dengan bis berkapasitas 32 orang dengan jumlah kami yang hanya 28 orang, masih terasa sesak karena barang bawaan teman-teman yang banyak. Barang-barang untuk persiapan pentas seni diakhir acara, dan segala keperluan selama seminggu semua dibawa.

Sebuah perjalanan yang lumayan lama dan memakan waktu sekitar 8 jam perjalanan. Tetapi meskipun lama, perjalanan kemarin tersa menyenangkan karena bersama teman-teman dan ramai.

Kami melakukan shalat Jum’at di sebuah masjid di daerah Nganjuk dan ternyata bertemu salah seorang kakak kelas kami yang sudah lulus dan sekarang mengajar SMP dan SD terpadu di kompleks masjid itu.

Akhirnya setelah shalat jum’at, kami menyantap makan siang yang sudah disiapkan sebelum pemberangkatan. Nasi bungkus dengan lauk seadanya tetapi tetap nikmat karena ada sebuah kebersamaan dalam menyantapnya, apalagi menikmati makan siang di trotoar depan masjid dan tepat disamping bus parkir. Kapan lagi ada moment seperti ini terjadi lagi kalau tidak sekarang, secara bersama-sama, yang penting enjoy, semua akan terasa menyenangkan.

Sekitar jam sertengah dua perjalanan kami lanjutkan, menuju desa Sendang Agung, Paciran, Lamongan. Perjalanan masih jauh, ada yang tertidur, bercanda dengan teman sampingnya, atau asyik terbawa alunan musik yang diputar pak sopir. Semua terbawa dalam arus perjalanan yang menyenangkan dengan tetap menyimpan rasa was-was karena akan praktek mengajar, mengajar anak-anak yang belum sama sekali kami kenal.

Suasana makin teduh, pertanda senja sebentar lagi muncul di ufuk barat. Bis yang kami tumpangi terus melaju dari kota Ponorogo-Madiun-Caruban-Saradan-Nganjuk-Kertosono-Jombang-Tuban- dan tujuan terakhir, Lamongan. Sore hari kami baru sampai di Lamongan, kota tambak, karena sepanjang perjalanan menyusuri Kota ini, 70% yang terlihat hanya tambak ikan.

Daerah yang kami tuju adalah kecamatan Paciran, sebuah kecamatan yang terletak di pesisir pantai. Sekitar 3 kilometer dari tempat pariwisata WBL (Wisata Bahari Lamongan). Tempat PPL (Ponpes Al-Islah) dari kecamatan masih berjarak 3 kilometer lagi, masuk sebuah gang dari jalan raya sebelum pasar kecamatan Paciran.

Akhirnya sore itu, kami sampai di ponpes Al-Islah, Sendang Agung, Paciran, Lamongan. Dengan rasa deg-degan karena sebentar lagi harus praktek mengajar anak-anak dengan bahasa Arab resmi.

Semoga lancar..

To be continue.. ^_^

Salam.

5 comments:

  1. sukses om..mengajarnya.. ya....

    ReplyDelete
  2. Kuliahnya di mana?
    PPL itu semacam praktek lapangan ya?

    Btw, ada kawan saya di Lamongan, punya cafe sekaligus toko buku kalo gak salah namanya AQM RUMAH BUKU. Nama kawan saya Akim Noviansyah. Kawan ini kenal dari dunia maya, sebuah grup menulis. Di FB ada grupnya tuh AQM RUMAH BUKU.

    Akim ini seseorang yang punya dedikasi tinggi untuk maju. RUMAH BUKUnya sering bikin kuis.

    Oya, Fajar ikut Google adsense yah? aya belum ikut. Gimana caranya?

    ReplyDelete
  3. @MugniarSaya Kuliah di ISID Gontor bunda, iya semacam semacam pengayaan lapangan bunda.

    Terima kasih atas informasinya, saya kemarin juga pernah dengar grup itu bunda dari seorang teman yg pernah memenangkan buku :)

    untuk google adsense gampang2 susah, karena ketika daftar dalam 2 hari sudah diterima. tetapi setelah itu ke banned pdhl nggak melakukan klik sendiri.. :(

    ReplyDelete
  4. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi .,.
    lakukanlah segala hal dengan keikhlasn .,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    ReplyDelete